Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

Rumah Kos

3 Komentar


 

rumah kos

rumah kos

Mata rasanya memerah. Buram oleh air mata haru. ” Ndah, sekian lama dicariin ternyata ketemu disini. Saya sampe nyasar-nyasar nyari rumah kamu, luar biasa!!. Saya hanya ingin menyampaikan salam dari Bapak: “Silahkan ambil barang-barang di kostan. Apalagi buku-buku kamu itu koleksi langka, bagus, anyar dan bisa jadi referensi kuliah kamu lagi ke jenjang berikutnya. Rezeki orang siap yang tahu, jika ternyata kamu memang sudah ditakdirkan sukses meraih cita-cita kamu” kalimat itu keluar teratur, rapi dari mulut Bayu.
Bayu, adalah putra ke-4 dari 5 bersaudara. Bapaknya adalah I Nyoman Payu pemilik rumah kost mahasiswi di Jl. Pemuda II seberang UNJ halte Labschool.
Letak strategis dekat Kampus A Fakultas Ekonomi dengan Gang yang sama pada toko penerbit I’tishom Rawamangun. Dipertigaan ada warung nasi Pak De favorit harga mahasiswa, cukup dengan uang 4000 rupiah kita sudah bisa menikmati nasi, sayur, dan ikan atau ayam dijamin lezat. Sebelah warung Pak De ada rental Komputer dan optik Ivo dengan biaya rental perjam 1000 rupiah. Beberapa langkah saja dari rental ada ibu yang menjual nasi ulam yang lezat semurnya untuk menu sarapan pagi. Dengan peta lurus dari Jalan utama, maka dengan mudah kita temukan rumah kos Bapak Nyoman.
Pemilik kos ini berusia 54 tahun, pensiun Pertamina seorang Hindu yang taat, toleransi, dan sangat perhatian.

Alasan diatas cukup untuk saya tinggal di situ selama 6 bulan Pada tahun 2004, ketika saya semester 8. Bagi mahasiswa Administrasi Perkantoran Angkatan 2000 adalah masa menegangkan sekaligus mengasyikan untuk menulis Laporan Observasi metode expost facto atau experimen sebagai Skripsi. Dengan peta fikiran di semester 7 ketika kami sibuk PPL (Praktek Pengalaman lapangan) menjadi Guru di SMKN 48 Jakarta. Berawal pengajuan judul yang di ACC dua minggu kami harus siap sidang proposal atau seminar pra skripsi. pada seminar par skripsi yang membuat matrikulasi BAB I hingga BAB IV lengkap dengan kumpulan teori ahli sekitar 3-5 teori dan teori penghubung. Sungguh masa-masa yang sangat membutuhkan dorongan, do’a yang tulus atas kelelahan fisik dan mental sebagai bentuk tarbiyah dzatiyah.
Dengan kondisi Saya yang jauh dengan orang tua, maka posisi suggest itu terisi oleh Pak Nyoman.

Ruang kamar yang lengkap dengan ruang tamu diluarnya, kamar paling depan dari arah pintu gerbang membuat Saya leluasa untuk meminjam buku perpustakaan di UNJ dan seharian penuh membaca dikamar, setelah konsep jadi dan yakin tulisan Saya layak dibaca, ditindak lanjuti kepantasannya untuk diteliti lalu saya ke rental Ivo sambil menulis pesan di pintu Saya akan pulang jam malam.
Rutinitas itu mendekatkan Saya dengan Pak Nyoman karena gerbang tidak dikunci sebelum Saya pulang sambil menunggu di ruang tamu. Setelah saya pulang, pertanyaan standar yang diajukan: “Gimana perkembangan skripsinya, kesulitannya dimana, peluang kamu bisa selesai kapan, dll..

Ada kata yang menguatkan dalam bentuk Do’a yang mengakrabkan Saya mensaudarakan diri dengan keluarga ini. Tiap weekend anak-anaknya kumpul di rumah kos, disini culture Bali sangat tampak, mulai cerita sehari hari yang menggelitik, mimik Bali, dan hukum adat. Ada kutipan legenda rakyat Bali “tentang seseorang yang sangat individual, cuek, cenderung acuh tak acuh, enggan bermasyarakat setelah dia meninggal maka arwahnya tidak akan diterima oleh Sang Hyang Widi, jadi mayatnya tidak akan diurus malah dibiarkan saja menjadi santapan binatang liar yang populasinya lebih banyak dipulau Dewata”. Prinsip hukum karma menjadi hal yang tak terelakkan dalam interaksi sosial adat Bali.

Agenda lain yang mengisi kisah ini, kuliah kuliner 2 SKS jika sempat. hehehe.. Pernah weekend saya tidak pulang sinkat cerita saya belajar resep masakan dengan bumbu rahasia dari Hotel Bintang Lima dengan sertifikat sampe bisa! menu favorit yang jadi andalan: Nasi Goreng special, Sate Bali, Urap Bali, Ayam Bacem, dan masih banyak lagi. Apalagi di icip-icip sambil diberi pujian ternyata jadi tambah lezat citarasanya. Wach luar biasa jadi keranjingan belajar masak deh..

Sebuah apresiasi referensi rumah kos buat mahasiswa UNJ area kampus A, Pasca Sarjana Universitas Borobudur Rawamangun, dan Ibnu Khaldun. Rumah Kos yang aman, nyaman karena ada ruang kekeluargaan.

Penulis: Ashri

Simpel

3 thoughts on “Rumah Kos

  1. ok deh🙂
    makasih infonya adam

  2. Yth: Ibu Nurul
    Maaf kami dari media iklan kost mau menawarkan pemasangan iklan kost di media kami.
    kami adalah website hunian sewa terlengkap untuk saat ini dengan visitor 6000 orang/ hari, iklan bisa diupdate setiap hari.
    Adaupun biaya iklan di web kami adalah sbb:
    1. Rp 150,000 masa tayang 2 bulan sudah termasuk foto.
    2. Rp350,000 masa tayang 1 tahun
    3. Rp 600,000 Paket Banner masa tayang 1 tahun.
    Demikian penawaran ini, semoga Ibu Nurul bisa Join di media kami, terimakasih.

    Salam Kami,

    021 9316 8142
    0813 8221 8925
    0878 8635 8411
    email: adam@infokost.net

  3. Ping-balik: Rumah Kos | Resep Ikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s