Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

Mengolah Hidangan Sayuran. Bagian2

Tinggalkan komentar


Fresh Vegetables

Cara penyimpanan:

  • Jenis sayuran segar ini banyak macamnya, dalam hal ini ada beberapa sayuran segar yang harus disimpan dengan baik.
  • Jenis kentang, harus disimpan pada temperatur dingin dan agak kering.
  • Jenis bawang, disimpan seperti penyimpanan kentang.
  • Jenis ayuran daun dan basah, disimpan pada temperatur dingin di atas 0º C.

Pengecualian:

  • Untuk penyimpanan kentang yang sudah dikupas, harus disimpan/direndam dalam air dingin supaya warnanya tidak berubah
  • Untuk sayur-sayuran segar yang sudah dikupas dan dipotong-potong harus disimpan di refrigerator +0º C.
  • Untuk jenis sayur-sayuran mentah seperti wortel, lobak, labu siam dan sejenisnya, setelah dikupas dan dipotong-potong serta belum siap akan dimasak, sebaiknya disimpan dahulu di dalam refrigerator dengan ditutup kain basah yang bersih. d) Jangan menggunakan tutup kertas koran pada sayuran yang akan disimpan ataupun makanan-makanan lainnya, karena disamping koran akan luntur tintanya, sayuran akan beracun dan sangat berbahaya.

Cara mempersiapkan:

  • Cucilah sayur-sayuran segar terlebih dahulu.
  • Bila sayuran ada kulitnya, kupaslah dahulu dan dicuci, kemudian dimasak, atau dipotong-potong dahulu bilamana perlu, kemudian baru mulai dimasak.

Cara memasaknya:

  • Masaklah dengan air mendidih yang sudah diberi garam.
  • Gunakan air hanya secukupnya asal sayuran dapat terendam dengan air.
  • Masaklah hanya sampai cukup masak/tidak terlampau matang.
  • Usahakan potongan sayuran dengan bentuk yang sama.
  • Bila tidak segera akan digunakan, dinginkan/siram dahulu dengan air dingin setelah itu ditiriskan.
  • Jangan melebihi batas waktu bilamana sayuran disimpan.

Frozen Vegetables

Cara penyimpanan:

Di luar negeri sayur-sayuran diperdagangkan secara fresh (segar) dan frozen (bersifat beku dalam ice). Pada umumnya jenis-jenis sayuran tersebut adalah:

  • Potatoes (kentang), biasanya sudah dipotong-potong berupa setengah matang yang kemudian dimasukkan dalam kantong plastik.
  • Peas (jenis biji-bijian) dalam kantong plastik.
  • String beans (buncis) biasanya sudah dipotong-potong dimasukkan dalam kantong plastik. Brocoli dan bunga kol, dibuat setengah matang dan dimasukkan dalam kantong plastik. Sayuran (vegetables) tersebut dalam penyimpanannya dapat bertahan lama. Pada umumnya orang menyimpan frozen vegetables dalam kulkas atau dalam deep frezer (kamar dingin – 0º C ) baik yang diperdagangkan maupun yang dalam

Cara memasaknya:

  • Jangan membiarkan frozen vegetables terlalu lama di udara luar sebelum akan dimasak. Hal ini akan berbahaya karena selain akan cepat busuk juga beracun.
  • Masaklah dengan air secukupnya/tidak berlebihan.
  • Jangan membiarkan sayuran dalam air panas setelah masak, karena selain sarinya hilang warnanya juga akan berubah.
  • Masaklah jangan terlalu matang.

Canned Vegetables

Biasanya sayuran /jenis vegetables dalam kaleng sudah matang, tetapi bila akan digunakan dalam hidangan panas, kita harus memanaskan kembali.

Cara penyimpanan:

Untuk jenis sayuran dalam kaleng harus disimpan pada ruangan yang tidak begitu dingin/sedang dan kering, seperti halnya kalau kita menyimpan kentang mentah yang masih utuh dan jenis bawang. Contoh sayur-sayuran dalam kaleng: Sweet peas/Jenis biji kapri kecil, Mushroom, Asparagus, Artichoke semacam pangkal dari bunga, Boiled onions/bawang bombay kecil yang sudah direbus dan lain-lainnya.

Cara memasaknya:

  1. Panaskan sayuran dalam kaleng bersama-sama dengan stock (air kaldu sayuran yang ada dalam kaleng).
  2. Panaskan secukupnya/jangan sampai rusak.
  3. Jangan membiarkan sayuran dalam kaleng terbuka terlalu lama sebelum dipanaskan karena selain rusak, rasanya akan berkurang.
  4. Jangan memasak kembali sayuran dalam kaleng dengan air biasa, arena rasanya akan berkurang.

Dried Vegetables

Jenis sayuran kering ini biasanya berupa biji-bijian seperti halnya sering kita lihat sehari-hari seperti: Biji kacang tanah, Biji kacang merah, Biji kedelai, Biji jagung dan lain-lain. Di Eropa beberapa jenis sayuran biji-bijian antara lain: Lentils: sejenis kacang hijau, Navy beans: sejenis kedelai, Peas: sejenis kacang polong. Sayur-sayuran tersebut selain dihidangkan untuk dimasak sebagai sayuran pendamping hidangan utama (main course) juga sering sebagai bahan pembuat sup.

Cara penyimpanan:

Jenis sayur-sayuran ini diperdagangkan dalam bentuk kering, maka dalam penyimpanannya juga harus betul-betul di tempat kering. Caranya harus hati-hati dan tidak boleh dicampur dengan barang-barang yang berbau keras seperti minyak tanah, kapur barus dan lain-lain.

Cara memasak:

  1. Rendamlah dahulu dengan air dingin kira-kira 24 jam sebelum dimasak, agar supaya empuk.
  2. Jangan membiarkan terlalu lama direndam, karena akan cepat menjadi rusak.
  3. Masaklah (direbus) dengan air tidak terlalu berlebihan.
  4. Masaklah secara simmer dalam pot atau steamer, karena jika dimasak dengan api yang terlalu panas sayur-sayuran tersebut akan menjadi rusak/hancur dan rasanya akan berkurang.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memasak Sayuran

  1. Jangan mencampur sayuran yang baru dimasak dengan sayuran yang sudah lama dimasak karena menyebabkan warnanya kurang baik dan rasa kurang enak.
  2. Jangan menggunakan tambahan soda terlalu banyak pada sayuran yang sedang direbus, karena selain berbahaya bagi vitamin, sayuran akan cepat hancur. Sifat soda dalam sayuran adalah melunakkan (mempercepat proses masaknya sayuran).
  3. Keringkan/tiriskan dahulu sebelum dihidangkan.
  4. Berilah bumbu secukupnya bila akan dihidangkan.
  5. Memasak sayuran segar bila masih ada kulitnya hasilnya akan lebih baik dari pada sayuran yang sudah dikupas kulitnya karena rasanya akan lebih enak. Contoh: Baked potato dan Boiled corn.

Teknik Memasak Sayuran yang Tepat

Sayuran dikatakan matang apabila sesuai dengan yang diinginkan. Banyak tingkat variasi kematangan antara satu jenis sayuran dengan jenis sayuran yang lain. Beberapa hal secara umum perlu diperhatikan untuk mencapai tingkat pematangan sayuran yang tepat, yaitu:

  1. Jangan memasak sayuran terlalu lama.
  2. Memasak sayuran dengan waktu yang cepat.
  3. Untuk pematangan yang seragam, sayuran dipotong dengan potongan yang seragam pula.
  4. Sayuran yang keras dan bagian tertentu membutuhkan penanganan khusus supaya pada saat dimasak tidak overcooking. Contoh: asparagus, batang brocoli.
  5. Jangan memasak sayuran yang berbeda-beda secara bersamaan karena memungkinkan sayuran-sayuran itu membutuhkan penanganan yang berbeda tingkat kematangannya.

Hidangan Sayur dan Sayuran pada Menu Indonesia

Ada beberapa hal yang membedakan antara sayuran pada menu asing maupun sayuran pada menu Indonesia. Perbedaan tersebut antara lain adalah pada jenis, teknik olah maupun teknik penyajiannya. Namun demikian, pada beberapa hal tetap mempunyai prinsip dan teknik yang sama, misalnya teknik pengolahan sayuran yang baik/tepat dan teknik penyimpanannya. Pada hidangan Indonesia dibedakan antara sayur dan sayuran. Sayur adalah suatu hidangan berkuah yang merupakan kelengkapan nasi. Namun demikian sayur dapat dimakan dengan atau tanpa nasi.

Bahan utama yang digunakan adalah sayuran dan kacang-kacangan. Bahan cair yang dapat digunakan adalah air, kaldu, dan santan. Untuk isi dapat ditambahkan bahan lain seperti daging, ayam, atau produk makanan lain bukan sayuran. Sayuran adalah masakan atau hidangan yang berasal dari sayuran sebagai bahan pokok, tidak berkuah dan dapat digunakan sebagai pelengkap nasi.

Hidangan sayur dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok besar, yaitu:

  • Sayur yang menggunakan kuah air atau kaldu. Sayur jenis ini dapat digunakan sebagai hidangan pembuka seperti halnya sup pada hidangan asing, misalnya: sayur bening, sayur asam, sayur menir, sayur bence dan lain-lain.
  • Sayur yang menggunakan kuah santan. Santan yang dipergunakan bervariasi dari yang encer/cair hingga yang kental. Jenis sayur ini adalah sayur lodeh, sayur bobor dan lain-lain.

Hidangan sayuran dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:

  1. Hidangan sayuran mentah. Contoh hidangannya antara lain: lalap mentah, karedok, asinan, dan terancam.
  2. Hidangan sayuran masak. Contoh hidangannya antara lain: lalap masak, urapan atau gudangan, pecel, dan buntil.
  3. Hidangan sayuran masak dan mentah. Contoh hidangannya antara lain: gado-gado, rujak petis, rujak cingur, tahu guling, dan ketoprak.

Penulis: nurulwirda

Light of the Mind, Star of felicity, Matchless Pearl, Rose of colored Glass, Diamond Envy, Increaser of Joy. с удовольствием, Нюра

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s