Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

Mengenal Pepaya

1 Komentar


Mengenal Pepaya

Selain untuk konsumsi buah segar, buah pepaya matang dapat diolah menjadi saus pepaya. Buah yang setengah matang biasanya dibuat manisan, sedangkan buah muda disayur. Daunnya yang masih muda serta bunganya dibuat urap (lalap masak) dan buntil. Tanaman yang masih berdaun 3-5 helai dan buah muda dapat diambil getahnya untuk papain. Papain digunakan untuk penyamak kulit serta melunakkan daging dan bahan kosmetik.

Jenis-jenis Pepaya

  1. Pepaya Cibinong. Warna kulit buah bagian ujung biasanya kuning, sedangkan bagian lainnya tetap hijau. Pepaya cibinong memiliki ciri tersendiri, yaitu buah yang matang tampak pada warna kulit buahnya. Bentuk buahnya panjang dengan ukuran besar. Bobot setiap buah rata-rata 2,5 kg. Pangkal buah kecil kemudian membesar di bagian tengah dan melancip di bagian ujungnya. Permukaan kulit buah agak halus tetapi tidak rata. Daging buah berwarna merah kekuningan. Keistimewaan lainnya pepaya ini ialah rasanya manis segar, teksturnya keras, dan tahan selama pengangkutan
  2. Pepaya bangkok. Pepaya bangkok bukan tanaman asli Indonesia. Jenis pepaya ini didatangkan dari Thailand sekitar tahun 70-an. Pepaya bangkok diunggulkan karena ukurannya paling besar dibanding jenis pepaya lainnya. Beratnya dapat mencapai 3,5 kg per buahnya. Selain ukuran, keunggulan lainnya ialah rasa dan ketahanan buah. Daging buahnya berwarna jingga kemerahan, rasanya manis segar dan teksturnya keras sehingga tahan dalam pengangkutan.
  3. Pepaya Hawai. Pepaya yang berasal dari Kepulauan  Hawaii ini merupakan suatu jenis pepaya “solo”. Pepaya “solo” artinya pepaya yang habis dimakan hanya untuk satu orang. Oleh karena itu, dapat dipastikan keistimewaan pepaya ini ialah ukurannya yang kecil.Bobot buahnya hanya sekitar 0,5 kg.Bentuknya agak bulat atau bulat panjang. Kulit buah yang telah matang berwarna kuning cerah.Daging buahnya agak tebal, berwarna kuning, dan rasanya manis segar.
  4. Pepaya Mas. Pepaya ini berwarna kuning keemasan

Tanaman pepaya dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 m dpl.  Tanaman ini lebih senang tumbuh di lokasi yang banyak hujan (cukup tersedia air), curah hujan 1000-2000 mm per tahun dan merata sepanjang tahun. Tanaman ini lebih senang tumbuh di lokasi yang banyak hujan (cukup tersedia air), curah hujan 1000-2000 mm per tahun dan merata sepanjang tahun.  Di daerah yang beriklim kering, musim hujannya 2-5 bulan, dan musim kemaraunya 6-8 bulan, tanaman pepaya masih mampu berbuah, asalkan kedalaman air tanahnya 50-150 cm.  Tanah yang subur dengan porositas baik, mengandung kapur, dan ber-pH 6-7 paling disenangi oleh tanaman pepaya.  Tanaman pepaya lebih menyukai daerah terbuka (tidak ternaungi) dan tidak tergenang air. Tanah yang berdrainase tidak baik menyebabkan tanaman mudah terserang penyakit akar.

Penulis: nurulwirda

Light of the Mind, Star of felicity, Matchless Pearl, Rose of colored Glass, Diamond Envy, Increaser of Joy. с удовольствием, Нюра

One thought on “Mengenal Pepaya

  1. Mohon maaf sebelumnya jikalau pesan ini mengganggu.Saya pengen berbagi informasi nih buat kita semua, mudah2an bermanfaat.Barangkali ada dari rekan2 yg sedang butuh dana/income tambahan diluar gaji blnan.Program ini dijalnkan secara online(maya),tapi uang yg dihsilkn betul2 riil.Ada transaksi,ada produk,logis,masuk akal,en tidak ada satu pihak pun yg dirugikan dlm program ini.Program ini dijlankan secara LEGAL&HALAL (KET hrap bca di websitenya, di menu “Legal & Halal”)Websitenya http://www.bisnis5milyar.net/?id=fazi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s