Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

Pulau Impian

Tinggalkan komentar


Berlayar ke Pulau Impian

Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu. Pagi ini, saya bangun dalam keadaan sangat baik. Saya bangun dengan hati yang senang. Seperti mentari pagi yang menjalankan tugasnya menyinari semesta, saya pun bangun dan segera menjalankan tugas dan aktivitas saya hari ini. Saya akan melakukan tugas saya dengan sebaik-baiknya.  Kalimat itu yang saya hujam dalam doa sambil menghias diri di cermin toilet setiap pagi sebelum melakukan aktifitas rutin.

Sekilas melihat tanggal di telpon genggam, oh indahnya hari libur ini ada perjalanan bersama saudara satu desa karena aku rindu tinggal dikota, sebuah kota yang bukan hanya sekedar nama namun memang kota seutuhnya kota teratur, dinamis, bersih, dan memukau yang tidak ada carut marut. Saudara desaku yang tercinta dan membuat jiwa ini berdebar rindu kala kami berjauhan, rindu dengan celoteh, logika, dan riak diskusi dalam canda serius dan rutin dengan aktivitas menjalankan program yang memukau toleransi dan membuat kami semakin hangat dan mengerti karakter pribadi. Perjalanan kali ini menuju pulau untung jawa, rencana kami berkemah agar bisa menyaksikan matahari terbit dari pesisir pantai.

Yang istimewa dalam perjalanan ini karena momentumnya di dekatkan dengan hari ulang tahunku di usia 28 tahun. Ah hatiku berdesir GR jadinya. Kado indah yang kudapat dengan berada ditengah mereka sebagai teman yang sangat perhatian dan pengertian.

Livina Silver Plat B membawa kami tiba tepat pukul 22.00 WIB di pesisir. Ada wangi khas laut dan debur ombak yang menyempurnakan malam itu, syukur alhamdulillah dalam hela nafasku memuji lantunan asma’ul husna dengan 3 penggalan. Agenda pertama adalah menjadi artis kafiran yang narsis dengan gaya sadar blitz kamera digital, kagak ada matinya dah dari pose manyun, melirik, meleng, lenggang, antusias, dan pose cheers semua begitu menikmati. Kemudian sebagian ada yang menyiapkan api unggun dan ada yang bersiap dengan tenda walaupun hanya dengan tikar dan beberapa galah dari rotan pinggiran yang kami pinjam dari petugas pantai yang saat itu sedang berjaga. Kemudian kami tiba ke peraduan mengayam bulu mata lelap dengan syukur karena semua berjalan dengan lancar.

kumandang  azab subuh kami bersiap menyebrang dengan keberangkatan perahu pertama menuju pulau impian.. hehehe kami hanya sholat subuh dengan berwudhu dan siwak tanpa mandi karena agenda hari ini adalah renang dipantai sepuasnya.

Kami  tiba di bungalow tepat pukul 07.00 WIB  bagi putri yang sadar kebersihan langsung langkah cepat dengan peralatan mandi dan mengantri di toilet. Nah pukul 08.00 kami sarapan mie kuah spesial buatan panitia yang yakin jarang masuk ke dapur kecuali darurat hehe.. mie kuahnya kurang air dan terlalu matang… ah padahal itu hanya alasan jitu supaya bisa tambah porsi hmm lezat apalagi disantap bersama kali ini semua yang berkumpul sudah wangi dan necis.

Agenda inti adalah menuju arena pantai dan kami ada panggung yang ada ditengah taman rimbun dengan pohon kelapa dan wangi hembusan angin laut. Acara berjalan lancar dari games, dance, pertunjukan kabaret dari artis kafiran tapi diakui cantik dan ganteng, dan pesan kesan tentang acara.

Akhirnya dalam hening ada khusyu’ yang ku temukan ketika melihat hamparan laut berwarna biru tua pekat

Setiap hari saya bertambah baik dan makin bertambah baik. Saya menetapkan tujuan yang jelas dan membangun motivasi kuat untuk meraih apa yang saya inginkan. Sekarang segalanya menjadi jelas. Apa yang saya  bayangkan dulu, kini kian dekat menjadi kenyataan. Lebih dekat dan makin dekat. Dan saya percaya SAYA BISA mendapatkannya. Tiap saat saya menerima banyak sekali anugerah dan kebaikan dalam hidup ini. Seluruh tubuh saya sekarang jadi tahu, apa misi dan tujuan saya hidup di dunia ini. Semua yang saya butuhkan ada dalam diri saya sekarang. Saya adalah sosok yang bersahabat, terbuka, dan percaya diri. Saya juga pemberani dan tegas. Dengan semua ini saya mampu mengubah apapun dalam hidup saya seperti yang saya inginkan. Dan saya siap menerima tanggung jawab untuk perubahan hidup yang saya akan alami nanti.

Saat saya berbicara dengan orang lain, saya menatap mata lawan bicara saya dan berbicara dengan percaya diri. Saya buat momen itu menjadi begitu menyenangkan. Dalam tiap gerakan tubuh yang saya lakukan, saya  melakukannya dengan tenang dan penuh percaya diri. Setiap kali kelopak  mata saya tertutup dan saya menghirup udara dalam-dalam, kepercayaan  diri saya bertambah kuat dan memenuhi seluruh bagian-bagian dalam tubuh  saya. Saya melihat diri saya sekarang adalah sosok penuh percaya diri,  punya keyakinan, dan berani mengambil tindakan.

Otak manusia seperti mesin yang bisa melakukan perawatan nya sendiri. Ia bisa menyembuhkan dirinya dari segala kerusakan internal sambil bergerak ke tingkat bekerja yg lebih tinggi.

Menyelaraskan pikiran dan perasaan : rasanya enak ya kalau saya sukses.. rasanya lebih enak ya kalau bisa bertemu dgn pujaan hati yg memiliki kesukaan yg sama dg saya.

Rasanya lebih enak ya kalau ada orang yang cocok dg saya sedang mencari orang yang persis seperti saya. Rasanya lebih enak ya klau saya mempunyai beberapa sumber aliran rezeki yang lancar

Dari waktu ke waktu anda akan mengalami kebingungan dalam hidup itu adalah normal dan alamiah. Tdk ada yg salah dgn kondisi bingung itu . anda justru lebih mampu menikmati dan mensyukuri . kebingungan adalah transisi sblm anda msk ke ruang pemahaman baru. Jgn bingung dgn kebingungan anda. Nikmati saja.. Tuhan selalu menjawab apa yg anda minta lewat perasaan dihati

Pulau Untung Jawa, 15 Mei 2010

Penulis: nurulwirda

Light of the Mind, Star of felicity, Matchless Pearl, Rose of colored Glass, Diamond Envy, Increaser of Joy. с удовольствием, Нюра

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s