Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

Perjalananku Belajar Magister menuju Russia

3 Komentar


Perjalananku Belajar Magister menuju Russia

Selasa, 27 September 2011 

Cengkareng yang diguyur hujan gerimis, tidak memupuskan semangat kami untuk tetap berangkat mengikuti Long Study Magisterantura Journey Go to Russia bersama rekan dari PIPKR -Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Russia-selanjutnya disingkat PIPKR. Saya berangkat dengan di antar keluarga inti  ada: Mamih, Neng Lala, Bang Fadli, Bang Iqbal, Bang Kemal, Ibu Ari Purwanti, naek sedan Neng Rili yang sekaligus jadi supirnya hehe dan keluarga besar a Yanto, Ceu Iyam, De Raihan, Bunda Fatimah, Ka Faizah, Bunda Fatmawati, dan tante Mayaku yang perhatian dengan dua bidadarinya si kecil Arika Mecca “Tasya” –usia 4 tahun-  dan Sahla –usia 10 bulan- mengendarai  Avanza Marron. Kami tiba di bandara Soekarno Hatta langsung menuju terminal 2, pukul 15.30 WIB disana sudah hadir perserta-peserta lainnya yaitu Ibu Siti Aisyah (Mahasiswi Master Profesi Pendidikan dari Cianjur), Ibu Indah Larassakti (Mahasiswi Master Psikologi Pendidikan dari Bintaro Jakarta), Bapak Taufiq Maulana (Mahasiswi Master Biologi dari Jatinegara Kaum Jakarta), ditemani Bapak Defri Mustika “Def” –Alumni Ural State University ‘08 Ekatinburg Russia Jurusan Hubungan Internasional- sebagai pemandu. Saling Menyapa pun tidak terelakkan antara satu dengan lainnya. Saling menyapa dengan menyembunyikan sifat aslinya ( alias Jaim )

 Alhamdulillah kami bisa check in pukul 17.00 WIB menuju counter Ettihad. Pada pengecekan bagasi, migrasi dan hand carry lancar, migrasi normal untuk pesawat Ettihad 23 Kg namun sebelumnya ada konfirmasi approval bagasi 30 Kg ternyata berat bagasiku 32 Kg, nah dengan alasan pelajar dan sedikit senyum tersungging over bagasi free yeah. Mungkin karena lebihnya 2 Kg jadi masih di maklum. Kami berempat duduk di jajaran deret bangku yang sama di tengah badan pesawat. Ternyata ada miss pramugari yang baik, dan dia menawarkan saya duduk di bangku yang masih tidak berpenghuni dengan deret bangku 2, posisinya dekat jendela persis sayap kanan pesawat. Memberi peluang untuk mengurangi kepadatan di bangku agar lebih leluasa dalam menikmati perjalanan yang panjang, maka Saya berkenan untuk pindah. Kebetulan rekan sebangku saya seorang Mr. Designer yang apik bolak balik terbang, tujuan dia menuju kota Frankfruit untuk acara fashionshow. Pesawat Success Take off pukul 18.45 WIB.

 Saya punya sedikit rahasia untukmu kawan, ini adalah penerbangan international saya yang pertama jadi sepekan sebelum berangkat saya ada konsultasi dengan teman yang mungkin jawabannya menyejukkan hati saya untuk persiapan penerbangan. Nah catatan konsultasinya terlampir, sangat membantu untuk saya sebagai pengalaman pertama untuk menikmati perjalanan

 Sambil menunggu persiapan pesawat terbang mengudara, kami saling bercengkrama satu sama lainnya. Dan saya memuaskan diri membuka email yahoo chat dengan neng lala tercinta yang akan ditinggal selama 3 hari –beuh gak salah tulis khan…. Seiring berjalan aktivitas yang padat bukan mustahil 3 tahun seperti 3 hari heuheuuu kooq belum sampe udah mau pulang. Diiringi oleh doa dan ridho mamih dan keluarga tercinta, saya meninggalkan beliau untuk pergi ke Russia sambil bernyanyi : “I’m Leaving on the jet plane, Wednesday I’ll be back again. Oh babe I love You So”

 Setelah selesai makan, kami pun satu per satu terjatuh ke dunia mimpi.  Sebelum pesawat mendarat dibandara Abu Dhabi, kami pun menegakkan kursi kami dengan melihat ke kanan dan ke kiri.

 Rabu, 28 September 2011

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 10 jam dengan menggunakan Ettihad Airlines, kami tiba pukul 04.00 WIB di Abu Dhabi Uni Emirat Arab. Udaranya dingin dan anginnya pun lumayan kencang. Untunglah kami semua sudah siap dengan jacketnya masing-masing. Dan juga  mulailah perjalanan ini dengan menunjukkan this is me. Pemandangan sungguh indah mengelilingi kami. Semua menikmati perjalanan ini kecuali saya, karena jam 4 ~ 5 pagi merupakan jam pertempuran yang hebat di kampung tengah saya. Dan sesampainya kita di depan toilet  pertempuran pun tidak terelakkan. Tapi semua bisa terkendali dan kami  pun kembali mencari posisi duduk strategis yang bisa melihat ke layar monitor setiap saat. Untunglah rekan-rekan sangat berbaik hati tidak menghabiskan tidur di pesawat jadi kami bergiliran untuk tetap membuka mata sedang yang lain bersiap untuk melanjutkan mimpinya. Hihihihihi …….

 Setelah sarapan, kami menuju sebuah Pantai ( Repulse Bay ). Pemandangannya indah sekali. Ada dua bukit yang menjepit lautan ditambah dengan kabut-kabut tipis menambah pesona Keindahan alam ciptaan Tuhan ini. Pemandangan Indah Di Pagi Hari bawaannya ingin berenang Dynamic Duo dengan latar belakang pemandangan indah, seindah cintaku padanya hehehe. Halaahh, itu masih lanjutan mimpi saya, ketika perpisahan di The Highland Park Resort dengan rekan team di Citibank Pondok Indah

 Bayangkan setiap kali saya berbicara itu asap dari mulut keluar sedikit demi sedikit. Begitu juga dengan Aisya, dari mulutnya keluar asap padahal dia memakai pakaian hangat yang cukup dan tidak sedang merokok hehehehehehe………

Bandara Abu dhabi sangat bersih, cleaning service terus bekerja walau malam. Kami membayangkan kalau Negara kita ini mempunyai budaya seperti ini, akan menjadi sebuah Negara wisata yang sangat indah. Saya mencocokan waktu setempat dengan jam dinding airport dan mencari jadual keberangkatan. Selisih waktu -3 jam jadi ketibaan di Abu Dhabi menunjukkan pukul 02.00 dini hari, sedangkan tiket kedua menuju moskow tertera pukul 08.45 jadi ,masih ada waktu yang sangat lumayan untuk update status di jejaring facebook dan check email juga mengungkapkan keindahan dengan berpose ria huhuhuu.

 Berangkat check in pukul 08.00 waktu Abu Dhabi sampai di bandara Domodedovo Moskow pukul 14.10. Tak terasa keakraban di antara kita semakin menghangatkan kita walaupun udara di luar dingin dan sempat hujan rintik-rintik. Karena merasa letih, mayoritas kami tertidur dalam perjalanan ke Moskow. Tapi yang jelas, walaupun Russia sudah menjadi Negara Federasi masih dibutuhkan paspor  dengan versi bahasa Russia dan Visa untuk masuk ke daerah. Do you know why? Because all of securities can not read capital letter only  Cyrrilic. Jadi dia mencocokkan nama kita huruf by huruf (kebayang lamanya dong).

Penjemputan dilakukan oleh Bapak Andi Mardinaza rekan PERMIRA dari kota Moskow dan Ibu liza (Kemendiknas Moskow- KBRI) langsung naik mobil menuju asrama. Pada Pertemuan pertama, akhirnya kami mengetahui untuk penempatan tahun pertama terpilih kota Moskow sebagai tempat kuliah persiapan bahasa di Maskovsky Pedagogiceskiy Gasudarstveny Universitet –MPGU- Dan kami berempat adalah mahasiswa warga Indonesia pertama yang mendapat penempatan di MPGU. Letaknya di tengah kota Yugozafadnaya, sangat strategis dengan pusat keramaian dan asrama kami bertetangga dengan apartement yang  tidak ada perumahan dan sangat banyak taman. Jantung kota moskow, bahkan lokasi penyelenggaraan Liga Champion 2012 itu sangat dekat dengan asrama kami. Sedang untuk ke pusat budaya Kremlin hanya menggunakan satu jalur metro tanpa transit terlebih dahulu. Lokasi pasar rakyat, kafe, Service Counter provider MTC pun sangat mudah di jangkau dengan berjalan kaki. Sangat cocok untuk  Saya yang tinggal di Jakarta dengan segala kemudahannya. Keperluan awal kami tukar 350$: harga nilai beli dollar kisaran 31 rubel. Semoga menjadi keberkahan rizki yang di miliki. Amien

 Dengan headphone masih menempel di kepala, diiringi lagu maybe this time yang dilantunkan oleh sebuah group bernama Glee, tibalah kami di sebuah gedung besar berwarna cokelat dengan cat tembok agak lusung serta pintu besi di tiap sisi gedung. Saya pun menaiki tangga untuk masuk ke pintu utama gedung itu. Kami duduk menunggu selama kurang lebih s epuluh menit. Tiba pada gilirannya saya dan Bu Lisa masuk menuju lift untuk lapor diri kepada komandan asrama. Sepertinya kami berdua salah masuk arah lift karena ternyata lift tersebut tidak mengantar kami menuju lantai 2 melainkan maceut  dengan tombol open yang agak aneh dan menuju lorong yang mungkin membuat kami berdua khususnya bu Lisa agak panik karena dia pun belum pernah ke asrama MPGU sebelumnya.Entah berapa lama kami terjebak didalam lift, hingga tiba kami ke lantai dasar lagi dan masuk dengan lift berbeda.. hahaha sebelumnya ada adegan teriak seperti dibawah tanah, some body help us dengan logat bahasa russia tentunya, halah bikin parno aja hehehe.

 Bu Aisya sudah tampak menunggu dengan bu Laras, pak Taufik, dan pak Andi. Ruang komandan itu sangat ramai dengan pengunjung. Kami  pun masih sabar untuk menunggu. Sesekali menarik nafas panjang dan berkata dalam hati “this time i’ll Win!. Wajah komandan mengingatkan saya pada salah satu aktris Amerika zaman ini. Saya berharap, bahwa kecantikan dia akan sesuai dengan tingkah lakunya.  Vot Tak!!! Ini Dia!!! kami langsung dapat kamar hari ini di lantai 16 no 1603. Kami  berterima kasih kepada bu Lisa dan pak Andi atas kebaikannya membantu kami dan kami pun bergegas mengeluarkan semua dokumen yang diperlukan untuk lapor diri. Pak Andi masih menemani kami sedang bu Lisa pamit lebih dulu karena urusan sudah beres beliau harus kembali ke kantor,  melangkahkan kaki keluar dari gedung tua tersebut dan membuka pintu besi, seperti adegan pembuka di film sex and the city 2, saat Carrie keluar diiringi lagu Empire State of mind olrh Alicia Keys hehehe.

 Tinggal di Rusia membuat saya menjadi lebih menghargai Indonesia. Melihat Indonesia dari angle yang berbeda. Just like old quotation said, There’s no other place like home!

Dan itulah cerita perjalananku menuju Moskwa Russia untuk tulisan yang pertama…..tunggu yach cerita selanjutnya. Doaku semoga menjadi awal pembelajaran menuju keberhasilan. Aamiin. Rabb, Kami Berada dalam kebersamaan yang indah ini, untuk menjadikan diri kami lebih berguna bagi lebih banyak orang, agar diri kami sebagai pribadi, dan diri kami sebagai keluarga yang bersahabat menjadi pribadi-pribadi yang Engkau kasihi. Jadikanlah aku hadiah yang indah bagi kehidupan ini, Amien

 1. Cara baca tiket, point dan info penting yang harus di ingat pada tiket bagian yang mana :

 Nanti saat boarding pass tiket elektronik kita diganti dengan tiket kertas (fisik) terus kita dapat 2 tiket. -1 tiket dari jkt ke abu dhabi -2.tiket dari abu dhabi ke moskwa. (tertulis dlm bahasa inggris, jadi pastikan perhatikan dgn baik apa yg tertulis pad tiket kertas tersebut. kalo sdh sampe di abu dhabi segera liat jam penerbangan selanjutnya dengan menyamakan jam yang tertera di tiket kepada jam yang terpasang di dinding bandara, atau layar monitor jam penerbangan)

TIPS: BIASAKAN MELIHAT LAYAR MONITOR JAM PENERBANGAN DAN SESUAIKAN NAMA PESAWAT,KODE,JAM GATE DARI, DAN KE TUJUAN YANG TERTULIS PADA TIKET KELAYAR TERSEBUT. Jika tidak menemukan yang sesuai dengan yang tercatat di tiket segera tanya ke counter Ettihad dengan bahasa nggris

 2. Kalimat Penting dalam bahasa Russia yang mungkin harus di ingat:

Tidak banyak kalimat penting dalam bahasa rusia yang perlu DIPERHATIKAN CUKUP IKUTI visa dan imigrasi dan mereka sudah tau apa yang dilakukan dan didalam bandara masih ada tulisan yang berbahasa inggris. INGAT JITA SAMPAI DI MOSKWA SEGERA SMS MARTEN, PAK ENJAY, AGAR DAPAT DGN CEPAT PROSES PENJEMPUTANNYA

 3. Ketika transite di Abu Dhabi dalam rangka menunggu, amannya bagaimana:

KETIKA SAMPAI DI ABU DHABI, SEGERA KE COUNTER ETTIHAD untuk menyamakan gate penerbangan selanjutnya, terus menyamakan yang tertulis di tiket dengan yang ada di layar monitor jam penerbangan, perhatikan jam saat itu (jam abu dhabi) setelah fix.. sempatkan ke toilet untuk mencuci muka, sikat gigi, dan menyegarkan diri, setelah itu cari tempat gate untuk keberangkatan selanjutnya dan rilex.. jika masih punya waktu banyak bisa jalan jalan menikmati bandara..

Nikmati perjalanan, makan semua makanan yang di sediakan, dan kalo mau buang hajat langsung ke toilet pesawat dan bandara. BERDOA, TENANG, SANTAI, SABAR, CERMAT, TELITI adalah KUNCI KENYAMANAN dan KEBERHASILAN perjalanan

inget, NURUL BUKAN SENDIRIAN BANYAK YANG AKAN MEMBANTU NANTI KALO MASIH BELUM ADA PENEMPATAN KAMPUS berarti nanti ketika nyampe moskow baru ada penempatan kampus dan universitasnya, tenang aja. Karena bagasi yang sedikit sebaiknya bawa yang penting saja: rice cooker, souvennir,baju,dokumen2 beserta aslinya, dan aktifkan i-banking.

Disini ada yang baik dan ada yang buruk juga, yang buruk  jangan menjadikan kita ketakutan tapi kita menjadi waspada, dan yang baik jangan kita terlena tapi kita bersyukur.

 Lebih lanjut Listing perlengkapan yang harus di bawa, saya lampirkan sebagai berikut:

 PERLENGKAPAN YANG HARUS DIBAWA

 1. Perlengkapan wajib

 

  1. Barang-barang yang dibawa maksimal 20 kg (Qatar) 30 kg (Emirates). Overweight penerbangan biayanya bisa mencapai US$ 70 perkg.
  2. Jaket tebal untuk suhu minus.
  3. Sarung tangan, kaos kaki bahan wool, topi yang menutupi sampai telinga untuk suhu minus.
  4. Long john (baju dalam yg panjang) dan baju dalam.
  5. Jaket tipis, sweater, sepatu dan syal.
  6. Sepatu musim dingin (dalamnya berbulu tebal dan alas sepatu tebal).
  7. Photo berwarna dan hitam putih ukuran 4×6 dan 3×4 minimal 15 lembar
  8. Baju resmi (Jas, batik, dan kebaya) untuk acara seremonial di kampus
  9. Perlengkapan ibadah (kompas arah kiblat bagi muslim).
  10. Kemeja lengan panjang dan celana panjang kain secukupnya.
  11. Celana jeans dan dasi.
  12. Kamus Rusia-Indonesia dan atau inggris-indonesia.
  13. Membawa uang tunai US dolar sekitar $1000 (akomodasi penjemputan, biaya registrasi, asrama,visa, transportasi, dan biaya hidup selama 1 bulan). Uang rupiah tidak perlu terlalu banyak karena hanya untuk airport tax.
  14. Ijazah dan Transkrip nilai asli.
  15. Kopi Ijazah dan transkip nilai yang telah di legalisir dan juga diterjemahkan dalam bahasa Inggris serta ada cap notaris.(jumlahnya minimal dua rangkap).
  16. Kartu ATM baik VISA, CIRRUS, MAESTRO, PLUS, (misalnya dari bank BNI, Mandiri, BCA,BII, Niaga)
  17. Mengurus e-banking agar bisa cek saldo menggunakan internet (bila perlu).
  18. Obat-obatan untuk jangka pendek.
  19. Handphone
  20. Souvenir khas indonesia untuk hadiah bagi dosen-dosen.

2. Perlengkapan tambahan (bila perlu)

 

  1. Rice cooker yang kecil.
  2. Baju sehari-hari dan celana pendek.
  3. Bumbu – bumbu masak praktis khas indonesia.
  4. Alat tulis dan juga folder untuk kuliah
  5. Notebook.
  6. Hand body lotion dan lips balm  (mengantisipasi suhu dingin)
  7. Kamus bahasa Indonesia-Rusia : Perpustakaan PKR atau bisa beli di Gramedia.
  8. Tes Kesehatan dan bebas HIV : RSUD di Jakarta atau di daerah (dalam bahasa Inggris).

Penulis: nurulwirda

Light of the Mind, Star of felicity, Matchless Pearl, Rose of colored Glass, Diamond Envy, Increaser of Joy. с удовольствием, Нюра

3 thoughts on “Perjalananku Belajar Magister menuju Russia

  1. Hi Nurul.. boleh konsultasi (tanya-tanya) langsung ke Nurul gag? saya ada rencana ikut beasiswa ke rusia tahun ini. minta emailnya dong…

    trims,
    ocha (tio_ocha@yahoo.com)

    • Hai Ocha. Terima kasih sudah mampir. Beasiswa Rusia setiap tahun dibuka pada bulan Januari, silahkan disiapkan untuk registerasi tahun depan.. Silahkan privet Messege🙂

  2. subhanallah, semoga sukses selalu …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s