Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

Bunda, Rindu ini Melangit lagi di Ujung Tahun 1432 H

1 Komentar


Bunda, Rindu ini Melangit lagi di Ujung Tahun 1432 H oleh Nurul Wirda Danishara pada 25 November 2011 jam 1:05

Lewat jutaan mil jalan tersusur, bertampuk-tampuk doa dan selaut tangis terjuntai di hadapan Allah, Aku tak pernah dan takkan pernah bertanya apakah ia begitu lelah. karena Aku teramat tau, dia puan tangguh!!

Bunda.. cintamu padaku, berakar di sukma. Rindangnya memenuhi jiwa sepanjang masa

malam ini tiba-tiba aja aku mengingatmu dengan utuh. gurat syahdumu, tulus senyummu, bahkan gaya berceritamu di masa kecil.

bayangan sosok anggunmu dengan sorot mata penuh cinta hadir dalam jeda yang panjang kemudian menghilang

semoga bunda baik-baik aja.

Aku Sayang Bunda. Sungguh, meski aku tau sayang ini hanya seujung kuku dari bentang cakrawala cinta terindahmu. Meski sangat nyata rindu ini hanya setitik kecil di samudera penantianmu. Meski sangat jelas, ingatan kepada bunda bukanlah apa-apa dibanding semua yang bunda lakukan. pengorbanan, ketulusan, kasih sayang, sujud-sujud bunda, bahkan air mata kesedihan. tak tertebus. tanpa batas.

Bunda, sudah berapa lama kita tak bertemu. Rindu padamu bunda, membumbung tinggi. Bunda perkenankan aku bersimpuh dari jauh, dalam gundah, dalam lelah, disetiap detak tak tentu, serta dalam degup yang menderu, ingin kusampaikan untai kata ini “Bunda, rindu ini melangit lagi”

Wahai yang maha lembut pengasihnya, perkenankan kami menengadah menjemput cahaya keagungan Mu, berucap syukur atas “berkenan melihat mentari tahun baru, masih ada porsi usia”
Yang Maha Asih dan Sayang, perkenankanlah kami kembali belajar. Belajar saling mencinta. Belajar menelagakan kembali gemericik ukhuwah di antara kami.
: di pagi hari itu, arakan awan putih, pohon hijau melambai, bahkan disebuah lapangan khutbah telah berkumandang.
menanti 1 Muharram 1433 H

Penulis: nurulwirda

Light of the Mind, Star of felicity, Matchless Pearl, Rose of colored Glass, Diamond Envy, Increaser of Joy. с удовольствием, Нюра

One thought on “Bunda, Rindu ini Melangit lagi di Ujung Tahun 1432 H

  1. rasakan rinduku dalam desah nafas, karena kutak sanggup mengungkapnya dengan kalimat lugas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s